Sejarah Virus Komputer
Sejarah Singkat Lahirnya Virus Komputer (Bagian Ke-1)
Virus komputer, makhluk maya yang satu ini selalu menjadi momok bagi banyak pengguna komputer. Virus komputer memiliki banyak macam, seperti contohnya, trojan, worm, spyware, malware, rootkit, backdoor, rogue, dan lain-lain. Tapi tahukah pembaca tentang virus komputer yang pertama?
Virus komputer generasi pertama, tergolong cukup jinak. contohnya virus “CREEPER” pada tahun 1971 pada saat belum adanya jaringan global. Virus ini cuma menampilkan pesan : I’M A CREEPER : CATCH ME IF YOU CAN” –merupakan eksperimen berbahaya dalam dunia komputasi yang terkarantina di jaringan rumah, (Creeper hanya terdapat di sistem operasi TENEX). Dengan sudah tersambungnya jaringan global sekarang ini, wajar jika banyak pengguna komputer merasa takut terhadap makhluk bernama virus ini.
Persebaran virus umumnya melalui instalasi software (perangkat lunak) atau saat pengguna men-download (mengunduh) file dari internet. Cara lain persebarannya adalah ketika pengguna meng-klik iklan atau mengisi form dengan email pengguna. Ciri-ciri komputer yang telah terjangkit virus adalah ketika komputer berperilaku aneh seperti, komputer tiba-tiba menjadi lambat, komputer sering restart dengan sendirinya atau disk penyimpanan (harddisk) bertambah sendiri ukurannya.
Persebaran virus komputer bergantung kepada hubungan antar komputer. Dengan adanya hubungan atau koneksi antar komputer, virus ataupun juga hal-hal berbahaya dapat berpindah dan menyebar dengan cepat. Oleh karena itu, bisnis perlindungan terhadap serangan virus (anti-virus) menghabiskan miliaran dolar setiap tahunnya. Persebaran virus komputer pada jaman dulu dilakukan sepenuhnya secara offline. Virus-virus awal ini berbasis floppy-disk (disket), dan disebarkan dari komputer ke komputer melalui tangan manusia.
Virus pertama di platform Apple adalah kejahilan remaja, sementara virus pertama PC adalah tindakan anti-pembajakan sebuah perusahaan.

Di tahun 1981, Richard Skrenta yang duduk di bangku kelas 9 merupakan sosok bandel, sangat, sangat pintar, dan dipersenjatai dengan Apple II. Berikut wawancara dengan Skrenta pada tahun 2000:
“Saya membuat lelucon terhadap teman-teman dengan mengubah duplikat game bajakan yang akan menghancurkan diri setelah sekian kali dimainkan. Saya akan memberikan sebuah permainan baru, dan mereka akan terpancing, tetapi game tersebut akan berhenti bekerja dengan komentar tertawa dari saya yang muncul di layar computer (humor khas anak kelas 9).”
Pada akhirnya teman-teman Skrenta berhenti membiarkan Skrenta menyentuh disket mereka. Mereka berhenti meminjamkan games pada Skrenta, dan berhenti memainkan game yang ia bajak, Apple adalah perusahaan yang berbeda saat itu, salah satu yang menerima orang pintar dan teguh dari lapisan manapun seperti Skrenta. Skrenta tenggelam dalam buku-buku teknologi, mencari celah pada sistem Apple II dan ia menemukan cara memasukkan kode yang akan mengeksekusi sendiri ke game secara otomatis tanpa harus disentuh secara langsung.
“Saya mendapatkan ide untuk meninggalkan sesuatu pada sistem operasi komputer Apple II milik sekolah. Pengguna selanjutnya, jika mereka tidak melakukan clean reboot dengan disket mereka sendiri, akan terkena oleh kode yang telah saya tinggalkan.”
Skrenta membutuhkan waktu selama 2 minggu untuk menulis kode tersebut dalam bahasa Assembly dan diberi nama Elk Cloner. Sebuah virus “boot sector” yang menyebar ketika disk yang belum terinfeksi digunakan pada computer yang
terinfeksi dan akhirnya digunakan pada computer lain yang belum terinfeksi.
Elk Cloner menyebabkan error yang hampir tidak terlihat sampai pada kali ke-50 disket tersebut dipergunakan. Lalu bukan game yang akan terbuka, melainkan sebuah pantun akan muncul pada layar:
“Elk Cloner: The program with a personality
It will get on all your disks
It will infiltrate your chips
Yes, it’s Cloner!
It will stick to you like glue
It will modify RAM too
Send in the Cloner!”
Taktik ini dilakukan agar Elk Cloner tidak dapat langsung dideteksi, tetapi diam-diam menyebar dan pada akhirnya ketika user melihat pesan ini, program telah menyebar dengan luas. Hingga pada suatu saat program tersebut menginfeksi computer guru matematikanya. Bertahun-tahun setelah itu, program ini ditemukan menginfeksi pelaut dari angkatan laut AS.
Sejarah Singkat Lahirnya Virus Komputer (Bagian Ke-2)
Brain
Brain adalah virus pertama yang menyebar pada sistem operasi komputer IBM. Seperti Elk Cloner, Brain juga merupakan virus boot sector, walaupun pembuatnya memiliki sedikit kesamaan dengan Skrenta. Pembuat virus Brain adalah dua bersaudara asal Pakistan yang bernama Basit dan Amjad Farooq Alvi. Mereka mengaku tidak mengetahui mengenai Skrenta atau Elk Cloner ketika mereka membuat virus Brain pada tahun 1986. Di bawah ini merupakan tampilan virus Brain 
Sebagai pendiri Brain Computer Service, Alvi bersaudara menyatakan bahwa mereka membuat Brain untuk menghukum dan melacak pembajakan software kesehatan buatan mereka untuk IBM. Mirip dengan Elk Cloner, Brain mengganti boot sector pada komputer yang belum terinfeksi, dengan yang sudah terinfeksi. Brain tidak berbahaya, lebih kepada gangguan seperti memperlambat disk, terkadang menghalangi pengguna untuk menyimpan, tetapi tidak merusak data yang ada. Selain itu, Brain juga menyertakan sebuah pesan:
“Welcome to the Dungeon (c) 1986 Basit & Amjad (pvt) Ltd. BRAIN COMPUTER SERVICES 730 NIZAB BLOCK ALLAMA IQBAL TOWN LAHORE-PAKISTAN PHONE :430791,443248,280530. Beware of this VIRUS…. Contact us for vaccination………… $#@%$@!!”
Pesan tersebut bukan pesan iseng, sehingga alamat dan kontak yang ada merupakan data yang sebenarnya. Jadi, setiap kali Alvi bersaudara mendapatkan telepon, surat, atau kunjungan oleh pengguna yang ketakutan terhadap pesan yang mereka sisipkan, mereka dapat mengetahui siapa dan di mana software bajakan mereka yang digunakan.
Alvi bersaudara pada F-Secure Interviews, tahun 2011.
Komplain pertama tentang Brain datang dari Miami, AS. Pengguna mendapatkan masalah pada disknya dan menemukan beberapa baris kode tambahan. Setelah beberapa waktu, Alvi bersaudara mengganti kontak mereka dan menghapus informasi tentang kontak mereka dari Brain. Mereka mengatakan bahwa mereka berhenti menjual software yang terkontaminasi sejak 1987. Sekarang, perusahaan mereka berkembang menjadi perusahaan telekomunikasi, dan menjadi perusahaan Internet Service Provider terbesar di Pakistan.
Chaos
Skrenta yang menciptakan Elk Cloner bekerja di keamanan Internet pada tahun 90-an. Saat ini, ia adalah CEO sebuah perusahaan pencari Blekko yang bernilai 60.2 juta dolar AS. Walaupun disket sekarang sudah jarang digunakan karena sudah digantikan dengan penggunaan USB, namun virus boot sector masih eksis hingga saat ini. Penggunaan hardware dalam pemindahan data saat ini sudah mulai berkurang, sehingga para pakar mengatakan bahwa masa virus akan berakhir.
Skrenta di TechCrunch, 2012
Namun, bukan berarti permasalahan sudah selesai. Permasalahan virus akan semakin besar, dan sudah merambah ke dunia online. Bisnis antivirus yang kian membesar membuat Skrenta bersedih. “Seharusnya kita membuat sistem yang lebih tahan terhadap virus, daripada memiliki industri multi-juta dolar untuk membersihkannya.”, kata Skrenta. Senada dengan Skrenta, Alvi bersaudara juga merasakan penyesalan dengan membantu membuat percikan, yang saat ini menjadi sangat besar efeknya. “ Tetapi sangat menyenangkan menjadi yang pertama meluncurkannya (virus)”.
DAFTAR PUSTAKA
https://bpptik.kominfo.go.id/2015/03/31/1054/sejarah-singkat-lahirnya-virus-komputer-bagian-ke-1/ Di akses pada tanggal 20 September 2018 pukul 10.15
https://bpptik.kominfo.go.id/2015/04/01/1068/sejarah-singkat-lahirnya-virus-komputer-bagian-ke-2/ Di akses pada tanggal 20 September 2018 pukul 10.20